Barisan dan deret aritmetika perlu dipelajari secara lebih mendalam. Terlebih lagi bagi siapa saja yang menyukai pelajaran matematika. Pada dasarnya, kedua istilah tersebut memiliki perbedaan yang cukup mencolok.

Kendati demikian, masih ada sebagian orang yang salah dalam mengenalinya. Pada akhirnya, terbalik antara pemahaman barisan dan deret. Untuk itu, cermati uraian lengkapnya di bawah ini agar lebih mengenal keduanya.
Perbedaan Barisan dan Deret Aritmetika
Ada banyak hal yang membedakan antara barisan dan deret dalam aritmetika. Adapun beberapa perbedaannya ialah sebagai berikut.
Pemisah
Salah satu hal yang membedakan keduanya ialah dari pemisahnya. Pada dasarnya, barisan adalah barisan angka yang dipisahkan koma. Hal ini tentu berbeda dengan deret. Deret ialah deret bilangan yang dipisah lambang tambah.
Selisih
Hal lain yang juga membedakan keduanya ialah selisihnya. Barisan itu sendiri adalah barisan bilangan yang memiliki selisih antara 2 suku berurutan selalu sama ataupun konstan. Selisih ini juga terkenal dengan sebutan beda (b).
Sementara untuk deret, tak lain ialah hasil penjumlahan yang berasal dari setiap suku di dalam barisan. Pada umumnya, istilah tersebut dinotasikan menggunakan Sn. Dari sini bisa kita ketahui bahwa barisan ialah susunan angka yang selisihnya konstan. Sedangkan deret ialah jumlah angka-angka yang ada di dalam suatu barisan.
Panduan Belajar Barisan dan Deret
Sesudah mengetahui perbedaan antara barisan dan deret, tentu tidak akan salah lagi dalam mengenalinya. Supaya lebih paham keduanya, ada baiknya untuk langsung mempelajarinya. Maka dari itu, pastikan tidak melewatkan panduan belajar barisan dan deret pada uraian di bawah ini.
Menguasai Rumus
Panduan pertama dalam mempelajari keduanya ialah dengan menguasai rumusnya. Rumus ini bisa jadi patokan untuk menyelesaikan soal. Tak banyak yang menyadari bahwa rumus ini juga bisa membedakan materi ini dengan materi matematika lainnya. Jangan sampai mengerjakan soal aritmetika namun menggunakan rumus materi yang lain.
Konsisten
Saat mempelajari barisan dan deret, sudah semestinya melakukannya secara konsisten. Hal ini tak lain supaya lebih terlatih untuk mengerjakannya. Konsisten ini bisa diimbangi dengan fokus dan semangat dalam mengerjakannya.
Latihan Soal
Belajar barisan dan deret bisa semakin maksimal apabila rajin latihan soal. Coba dulu dengan mengerjakan soal yang mudah. Kemudian tingkatkan kemampuan dengan menjajal soal yang lebih sulit. Latihan ini bisa membuat kita lebih familiar dengan soal-soal barisan maupun deret aritmetika.
Pahami Trik Mengerjakan
Melansir akun TikTok @kartesian, rupanya ada trik tersendiri saat mengerjakan deret aritmetika. Triknya yaitu dengan menjumlahkan angka pertama dengan angka terakhir. Contohnya 1 + 22. Lalu jumlahkan pula suku kedua dari depan dengan suku kedua yang terakhir. Tak lain ialah 2 + 21. Begitu pula seterusnya dengan suku-suku lainnya. Hasilnya pasti sama yaitu 23. Kemudian hasil tersebut bisa dikalikan dengan setengah jumlah angka. Misalnya jumlah angkanya ada 22, berarti setengahnya itu 11. Karena hal itu, hasilnya adalah 23 dikali 11 = 253. Mengerjakan dengan trik ini terasa praktis karena jauh lebih hemat waktu dan tenaga.
Deret Aritmetika vs Geometri
Deret tidak hanya ada pada aritmetika saja, melainkan jika geometri. Meski sama-sama berupa deret, namun keduanya berbeda. Perbedaannya terlihat dari pola pertumbuhan dan penambahan antar sukunya.
Untuk pola pertumbuhan deret aritmetika biasanya konstan antara tiap dua suku yang berurutan. Sementara untuk deret geometri, pola pertumbuhannya konstan dengan bentuk rasio antara tiap dua suku berurutan.
Lalu jika membandingkan keduanya dari penambahan antar suku, deret aritmetika senantiasa konstan dengan selisih (d). Lain halnya dengan deret geometri yang memiliki penambahan antara tiap dua suku berurutan ialah berlipat ganda. Hal ini berupa hasil perkaliannya dengan rasio (r).
Tak kalah penting pula untuk diketahui bahwa deret aritmetika dan geometri memiliki hubungan tersendiri. Pada deret aritmetika, sukunya berurutan dengan hubungan linier. Sedangkan deret geometri, sukunya berurutan dengan hubungan eksponensial.
Terlepas dari hal itu, materi matematika seputar barisan dan deret aritmetika memang menarik untuk dikupas tuntas secara lebih mendalam. Saat tertarik untuk mempelajarinya, pahami panduan dan cermati perbedaannya dengan materi geometri. Hal ini bisa memberikan kemudahan dalam menguasai materi tersebut. /pr